LENSAPANGANDARAN.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menerbitkan Surat Edaran dengan nomor 400.8.1/10/SETDA/2026 tentang menyambut bulan ramadan 1447 H/2026 M.
Surat edaran yang ditetapkan 18 Februari 2026 dan ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran Nomor B.020/DP-PND/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026.
Dalam surat edaran, Bupati Citra Pitriyami mengajak seluruh masyarakat menyambut bulan suci ramadan dengan lapang hati dan penuh kegembiraan sebagai bentuk rasa syukur atas rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Ia pun mengimbau kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, camat, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta BUMN/BUMD untuk turut mensyiarkan ramadan dengan memasang ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa di lingkungan instansi masing-masing.
“Selain itu, pengurus masjid, musholla, langar, dan surau diminta menyemarakkan ramadan melalui berbagai kegiatan keagamaan,” dikutip LENSAPANGANDARAN, Kamis (19/2/2026).
Satu contoh menyemarakkan suasana ramadan, yakni shalat sunnah tarawih berjamaah dengan memperhatikan syarat dan rukun, tadarus Al-Qur’an, serta pengajian atau taushiyah Islamiyah yang memperkuat persatuan dan kesatuan umat.
Dalam rangka menjaga kekhusyukan ibadah, masyarakat pun diimbau meningkatkan ukhuwah Islamiyah, saling membantu antar sesama muslim, menjaga ketertiban dan keamanan.
Serta mengedepankan semangat tolong-menolong (at-takaful wat ta’awun) sesuai peran dan fungsi masing-masing.
“Terkait aktivitas usaha, pemerintah menetapkan pembatasan jam operasional warung, rumah makan, dan restoran selama ramadaan, yakni mulai pukul 16.00 hingga 04.00 WIB,” katanya.
Sementara itu, tempat hiburan seperti kafe, karaoke, dan sejenisnya dilarang beroperasi selama bulan ramadan.
Aparat yang bertugas di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pun diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap potensi gangguan ketertiban yang dapat merusak kekhusyukan ibadah.
“Pengawasan itu meliputi razia penyakit masyarakat seperti peredaran minuman keras, petasan, warung remang-remang, dan bentuk pelanggaran lainnya,” ungkap Bupati Citra.
Dalam surat edaran, Bupati Citra pun mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah, infak, dan sedekah.
Untuk pembayaran zakat disarankan dilakukan melalui TPZ dan UPZ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pangandaran.
Di sektor pendidikan, seluruh lembaga pendidikan diimbau menyelenggarakan kegiatan pesantren ramadan bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA yang pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan pesantren, madrasah diniyah, atau TPQ.
“Pemerintah daerah bersama unsur kepolisian dan masyarakat menyatakan akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan surat edaran tersebut selama bulan ramadan 1447 Hijriah,” paparnya. (®)












