NasionalNewsPendidikan

Empat SD di Kalipucang Pangandaran Didatangi OTK dan Menipu Siswa

×

Empat SD di Kalipucang Pangandaran Didatangi OTK dan Menipu Siswa

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Empat SD di wilayah Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran didatangi  orang tidak dikenal (OTK)dan melakukan penipuan terhadap siswa.

Empat SD itu yakni, SD Negeri 1 Banjarharja, SD Negeri 1 Bagolo, SD Negeri 4 Putrapinggan, dan SD Negeri 3 Putrapinggan.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Puskesmas Padaherang Pangandaran Gagas Inovasi BALANG ABK

Kapolsek Kalipucang, AKP Iman Sudirman, membenarkan, adanya kejadian penipuan atau penggelapan terhadap siswa SD yang terjadi di 4 SD di wilayah hukumnya.

“Pertama, yang terjadi di SDN 1 Banjarharja. Dan terjadi saat jam istirahat sekolah pukul 09.00 WIB, saat ketiga korban berada di dalam ruangan kelas,” katanya, Selasa (15/4/2025).

Baca Juga  Menjadi Bacaleg di Pangandaran, Hendris Klaim Akan Bertanggungjawab Sebagai Dewan

Saat berada di ruangan kelas, kemudian ditemui oleh seorang pria yang masuk ke dalam kelas mengaku sebagai guru baru.

“Pria itu meminta korban menyerahkan perhiasannya untuk dikumpulkan di ruang guru. Sehingga, korban menurutinya,” ungkap Iman.

Baca Juga  Pelatihan Kerja Disnaker Ciamis Telah Usai, Seluruh Peserta Dapatkan Ini

Korban bernama Ina Kelas 1 SD mengalami kerugian berupa kalung emas 4 gram, cincin emas 1 gram, gelang emas 3 gram.

Kemudian korban bernama Airin kelas 1 SD kerugian barang berupa kalung emas 3 gram, dan korban bernama Desai kelas 1 SD berupa kalung emas.

Baca Juga  Musim Hujan, Petani di Ciganjeng Pangandaran Khawatir Irigasi Jebol

Kedua, terjadi di SDN 1 Bagolo. Pada Selasa 15 April 2025 pukul 07.30 WIB pelaku laki-laki masuk kedalam ruang kelas 3.

“Pelaku mengatakan akan ada razia dari kepolisian dan meminta agar para siswi menyerahkan perhiasannya. Korbannya bernama, Rasya Putri, dan Qisti,” katanya.

Baca Juga  Sembari Belajar Menabung, Pemuda di Ciganjeng, Pangandaran Manfaatkan Sampah Anorganik

Ketiga, terjadi di SDN 4 Putrapinggan. Pada Selasa tanggal 15 April 2025 pukul 07.08 WIB, ada seorang pria mengaku sebagai guru baru.

“Dia langsung masuk area sekolah menemui siswi bernama Najwa dan meminta perhiasan cincin dengan alsan akan ada Razia,” papar Iman.

Baca Juga  7 Penebang Kayu Sempat Diamankan Polisi di Pangandaran, Begini Kata Kapolsek

Keempat, terjadi di SDN 3 Putrapinggan. Pada Selasa 15 Apri 2025 pukul 06.45 WIB pelaku seorang pria menemui korban diruang kelas.

“Pelaku mengaku sebagai guru baru dan meminta perhiasan kalung milik siswi bernama Sahila dengan alasan akan ada razia kepolisian,” jelasnya.[®]


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5481