HukumNasionalNewsPolitikWisata

Bupati Pangandaran Kecewa Pembangunan Relokasi Penghuni Eks PW Tak Sesuai Target

×

Bupati Pangandaran Kecewa Pembangunan Relokasi Penghuni Eks PW Tak Sesuai Target

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami mengecek progres pembangunan rumah relokasi bagi penghuni eks Pasar Wisata di wilayah Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (23/4/2026).

Dari total 157 unit bangunan yang direncanakan, sebagian proyek masih jauh dari target penyelesaian.

Baca Juga  Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Turun Tangan Cek Lokasi Banjir

Relokasi ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk menata kawasan Pasar Wisata menjadi sentral parkir bagi pengunjung.

Namun fakta di lapangan, pelaksanaan pembangunan hunian pengganti justru menuai sorotan sejumlah pejabat.

Baca Juga  Pilkada 2024, Bupati Pangandaran Kedepan Harus Menciptakan Industri Wisata.

Citra mengaku kecewa terhadap progres pembangunan yang dinilai belum sesuai target, meski dana stimulan sudah dicairkan penuh kepada para penerima manfaat.

Setiap penerima, itu memperoleh bantuan sebesar Rp 20 juta.”Seharusnya akhir April ini sudah selesai. Tapi masih ada rumah yang progresnya baru sekitar 50 persen, padahal dananya sudah diterima dalam dua tahap,” ungkapnya.

Baca Juga  Papi Cafe dan Resto Resmi Hadir di Grand Palma Pangandaran by Horizon

Ia mencatat adanya ketimpangan signifikan antara pembangunan yang dikelola secara berkelompok dan yang dilakukan secara mandiri.

Pembangunan berbasis kelompok tercatat berjalan relatif lancar dengan capaian rata-rata sekitar 90 persen.

Baca Juga  Hj Ida Nurlaela Resmi Jadi Anggota DPR RI, Bupati Pangandaran; Saya Tidak Nyangka

Sebaliknya, dari 32 unit yang dibangun secara pribadi, hanya lima unit yang menunjukkan perkembangan signifikan.

“Ini yang menjadi kekhawatiran kami. Uang negara sudah diterima dan harus dipertanggungjawabkan. Kami sudah tugaskan asisten daerah untuk memanggil pemilik yang progresnya masih rendah,” kata Citra.

Baca Juga  Ramadan 2026, Bupati Pangandaran Terbitkan Surat Edaran, Atur Jam Operasional Warung dan Penutupan Tempat Hiburan

Selain persoalan progres, pemerintah daerah pun menghadapi kendala teknis berupa longsor di area relokasi.

Kondisi tersebut tentu berpotensi menghambat percepatan pembangunan sekaligus membahayakan calon penghuni.

Baca Juga  Peluang Emas, SMKN 1 Kalipucang Pangandaran Siap Terima Siswa Baru di SPMB 2025

Pemda berencana melakukan penanganan darurat, termasuk pembangunan terasering guna menjaga stabilitas tanah.

“Fasilitas dasar seperti drainase, listrik, dan sarana pendukung lainnya, kita akan dipenuhi secara bertahap,” ungkapnya. (®)


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5481