HukumNasionalNewsWisata

Wisatawan Asal Bandung Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Bupati: Tolong Wisatawan Ikuti Aturan

×

Wisatawan Asal Bandung Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Bupati: Tolong Wisatawan Ikuti Aturan

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Usai seorang wisatawan asal Kabupaten Bandung akibat terseret arus di Pantai Barat Pangandaran, Bupati Citra Pitriyami mendatangi langsung lokasi kejadian, Sabtu (18/7/2026).

Dalam kunjungannya, Citra didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran serta sejumlah unsur terkait.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan, Bupati Pangandaran Luncurkan Program Kesehatan Melesat

Selain meninjau lokasi, ia pun menemui rekan – rekan korban. Di hadapan rekan korban, Citra menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut.

Citra menegaskan, bahwa kejadian itu merupakan peristiwa yang sangat tidak diharapkan oleh siapa pun.

Baca Juga  Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Pangandaran Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Ia pun mengingatkan seluruh wisatawan agar mematuhi aturan keselamatan yang sudah diberlakukan di kawasan wisata Pantai Pangandaran.

Menurutnya, aktivitas berenang hanya diperbolehkan hingga pukul 17.00 WIB sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kan ada batas waktu renang sampai jam 5 sore,” ungkap Citra.

Baca Juga  Fokus Pengawasan Pemilu, Pimpinan Bawaslu Pangandaran Dibagi Wilayah

Citra menegaskan, lokasi tempat korban terseret arus merupakan kawasan yang tidak diperbolehkan untuk berenang karena sudah dipasang bendera larangan.

“Lokasi kejadian itu adalah zona yang tidak diperbolehkan untuk berenang. Kan sudah ada bendera larangan,” jelasnya.

Baca Juga  Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar Banjar Doakan Iwan Bule Menang

Untuk itu, Ia mengimbau seluruh wisatawan agar hanya berenang di zona yang sudah ditentukan serta mematuhi jam operasional pengawasan pantai.

“Tolong wisatawan ikuti aturan yang sudah ada, berenang di zona renang dan ikuti jamnya karena sudah ada ketentuannya. Renang itu sampai jam 5 sore. Lewat jam itu para petugas juga sudah tidak ada,” paparnya.

Baca Juga  KPU Pangandaran Sebut Posisi Perempuan Lebih Penting Dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024

Diketahui, korban bernama Muhammad Rizki (20), wisatawan asal Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Korban dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain boogie board di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jumat (17/7/2026) menjelang waktu magrib. (®)


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5581