KesehatanNasionalNews

Cerita Perjalanan Cuci Darah Ajat, Kini Terbantu dengan Layanan Hemodialisis RSUD Pandega Pangandaran

×

Cerita Perjalanan Cuci Darah Ajat, Kini Terbantu dengan Layanan Hemodialisis RSUD Pandega Pangandaran

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Setelah lebih tiga setengah tahun melakukan perjalanan bolak-balik ke Banyumas demi menjalani hemodialisis, Ajat Sudrajat, warga Cijulang, akhirnya bisa bernapas lebih lega.

Kini, Ia menjalani cuci darah di RSUD Pandega Pangandaran yang jaraknya jauh lebih dekat dari rumahnya.

Ajat bercerita, perjalanan panjangnya sebagai pasien hemodialisis berawal dari penyakit diabetes yang dideritanya.

Baca Juga  Pelayanan Tambahan RSUD Pandega Pangandaran, Kini Ada Ruang Bermain Anak

Saat itu, ia tengah menjalani pemeriksaan di RS Cicendo Bandung karena gangguan pada retina matanya.

“Awalnya saya mau operasi mata karena retina rusak, tapi waktu itu tensi selalu tinggi. Saya akhirnya diarahkan ke dokter penyakit dalam,” ujar dikutip Lensa Pangandaran, Minggu (16/11).

Dari hasil pemeriksaan lanjutan di Bandung, kondisi ginjal Ajat dinyatakan bermasalah.

Karena jarak Bandung terlalu jauh, ia kemudian memilih melanjutkan pengobatan di Jawa Tengah.

Baca Juga  Sumbing Bawaan? Ini Manfaat Operasi Celah Bibir

Di sana, Ia mendapat kepastian bahwa Ia mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah secara rutin.

“Cuci darah saya dijadwalkan seminggu dua kali, dan sekali proses bisa sampai empat jam,” ungkapnya.

Selama lebih dari 3,5 tahun, Ajat setia menempuh perjalanan antara Cijulang–Banyumas untuk menjalani terapi tersebut.

Baca Juga  Milangkala ke-11 Kabupaten Pangandaran, RSUD Pandega Gelar Baksos Operasi Katarak

Biaya dan tenaga menjadi tantangan tersendiri, meski Ia terbantu dengan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Karena jarak yang jauh dan kebutuhan untuk lebih dekat dengan fasilitas medis, Ajat akhirnya memutuskan pindah layanan ke RSUD Pandega Pangandaran.

Keputusan itu menjadi titik balik bagi kenyamanannya sebagai pasien.”Saya sangat terbantu soal transportasi. Bisa dibilang sekarang hampir tidak ada biaya transportasi,” kata Ajat.

Baca Juga  RSUD Pandega Pangandaran Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan atas Komitmen Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Menurut Ajat, layanan hemodialisis di RSUD Pandega Pangandaran tidak hanya memudahkan akses tapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik.

“Di sini fasilitasnya bagus. Kalau dibandingkan dengan yang lain, rasanya RSUD Pandega lebih maju. Pelayanannya enak, ramah,” ujarnya sambil tersenyum.

Kini, Ajat dapat menjalani cuci darah dengan lebih tenang dan nyaman, tanpa harus menempuh jarak panjang seperti sebelumnya. [®]


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5481