KesehatanNasionalNewsPendidikan

Waspada Keracunan, Ini Ciri Makanan Rusak Menurut Ahli Gizi RSUD Pandega

×

Waspada Keracunan, Ini Ciri Makanan Rusak Menurut Ahli Gizi RSUD Pandega

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Warga diminta lebih cermat sebelum menyantap makanan, khususnya yang telah disimpan dalam kurun waktu tertentu.

Nutrisionis RSUD Pandega Pangandaran, Ijni Kusmuliya, menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda makanan yang sudah tidak layak konsumsi untuk mencegah gangguan kesehatan maupun keracunan, Rabu 4/3/2026

Menurut Ijni, masih ada masyarakat yang kurang memperhatikan perubahan pada kondisi fisik makanan, padahal gejalanya cukup mudah dikenali.

“Jangan langsung dikonsumsi. Cek terlebih dahulu bau, warna, tekstur, dan rasanya. Jika ada perubahan yang mencurigakan, sebaiknya tidak dimakan,” ujarnya.

Ia memaparkan beberapa ciri umum makanan yang kualitasnya telah menurun. Salah satunya adalah perubahan aroma.

Makanan yang mulai rusak biasanya mengeluarkan bau asam, tengik, atau aroma menyimpang dari kondisi normal akibat proses pembusukan.

Selain itu, tekstur juga menjadi indikator penting. Permukaan yang terasa berlendir, lengket, atau terlalu lunak patut diwaspadai.

Pada buah dan sayur, kondisi yang terlalu layu bisa menjadi tanda kualitasnya sudah menurun.

Perubahan warna juga perlu diperhatikan. Warna yang menjadi kusam, menghitam, kehijauan, atau muncul bercak tidak biasa dapat mengindikasikan pertumbuhan mikroorganisme.

Tanda lainnya adalah munculnya jamur, yang ditandai dengan bintik putih, hijau, atau abu-abu.

Ini mengingatkan, makanan berjamur tidak cukup dibuang sebagian, tetapi harus disingkirkan seluruhnya.

Dari segi rasa, makanan yang berubah menjadi asam, pahit, atau tengik juga tidak boleh dikonsumsi.

Ijni menambahkan, konsumsi makanan yang sudah rusak dapat memicu mual, muntah, diare, hingga keracunan. Dampaknya bisa lebih serius bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk menyimpan makanan sesuai ketentuan, memeriksa tanggal kedaluwarsa, serta menjaga kebersihan saat proses pengolahan.

“Lebih aman membuang makanan yang diragukan kualitasnya daripada mengambil risiko terhadap kesehatan,” pungkanya. (®)

Baca Juga  SOPAN RSUD Pandega Pangandaran, Kenalkan Alur Rujukan ke Rumah Sakit

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5481