LENSAPANGANDARAN.COM – RSUD Pandega Pangandaran turut memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh tenaga kesehatan, karyawan, pasien, dan pengunjung rumah sakit.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, menegaskan bahwa penerapan K3 di lingkungan rumah sakit bukan sekadar pemenuhan aturan administratif, melainkan komitmen kolektif seluruh unsur organisasi.
Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu bidang dengan tingkat risiko kerja yang tinggi, baik dari potensi kecelakaan kerja maupun paparan bahaya biologis.
Oleh karena itu, momentum Bulan K3 Nasional dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi sekaligus penguatan standar keselamatan kerja.
“K3 bukan hanya kewajiban formal, tetapi tanggung jawab kolektif. Keselamatan tenaga kesehatan adalah fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat,” ujar Titi.
Ia menjelaskan, RSUD Pandega secara konsisten mendorong pembangunan budaya keselamatan kerja melalui berbagai kegiatan internal yang melibatkan seluruh staf, tenaga medis, hingga karyawan pendukung.
Penerapan K3 tidak hanya bertujuan melindungi pekerja, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pasien dan pengunjung rumah sakit.
Dalam membangun budaya K3, terdapat tiga pendekatan utama yang terus ditekankan.
Pertama, meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja serta langkah-langkah pencegahannya.
Kedua, menanamkan kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten.
Ketiga, mendorong kepedulian aktif antarpegawai untuk saling mengingatkan dan melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko.
“Budaya K3 tidak terbentuk secara instan. Dibutuhkan perubahan perilaku yang berkelanjutan dan keterlibatan semua pihak,” jelasnya.
Titi menambahkan, tujuan akhir dari penerapan K3 di RSUD Pandega Pangandaran adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif.
Sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan berkualitas. (®)










