KulinerNasionalNews

Melirik Pengolahan Kolang-kaling di Bojongsari Pangandaran, Segini Harganya

×

Melirik Pengolahan Kolang-kaling di Bojongsari Pangandaran, Segini Harganya

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Ramadhan 1446 hijriah, warga di Pangandaran Jawa Barat disibukkan dengan aktivitas mengolah kolang kaling.

Seperti terlihat di Dusun Babakanjaya, Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang, Senin (3/3/2025).

Baca Juga  Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Sosok Ini Yang Diincar PKB Pangandaran 

Sejumlah warga mengolah buah kolang kaling mulai dari merebus kemudian memisahkan kolang kaling dari kulitnya.

Pemandangan kegiatan mengolah kolang kaling sudah menjadi hal yang biasa terutama di momen bulan ramadhan ini.

Baca Juga  100 Hari Kerja Bupati Pangandaran, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Apresiasi Kinerja Citra

Satu warga yang mengolah kolang kaling di Dusun Babakanjaya, Kursin, mengaku bersyukur, bulan ramadhan ini masih ada pekerjaan mengolah kolang kaling.

“Tapi karena baru tiga hari puasa, permintaan kolang kaling di kita belum terlalu ramai,” ungkapnya.

Baca Juga  Bejat! Dua Anak Dibawah Umur Diduga Dilecehkan Kakek tua di Pangandaran

Kolang kaling yang didapatnya, dia beli dari warga lain yang memiliki pohon aren dan berbuah kolang kaling.

“Saya belinya itu per pohon seharga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. Per pohon itu isinya ada yang 5 turuy (tandan),” kata Kursin.

Baca Juga  Muskorda ke-3, Yosep Trisna Kembali Terpilih Jadi Ketua IJTI Galuh Raya

Menurutnya, modal untuk belanja kolang kaling itu tidak terlalu mahal. Hanya, proses pengolahannya saja yang membutuhkan kesabaran ekstra.

“Karena, sebelum layak dikonsumsi, buah kolang kaling ini harus diambil dulu dari pohon aren, dipisahkan dari batangnya, dibawa ke tempat perebusan, dan kemudian proses mencungkil kolang kaling,” paparnya.

Baca Juga  Pemuda dan Masyarakat di Hegarmanah Sindangjaya Mangunjaya Pangandaran Marah, Pemdes Tak Selesaikan Pembangun Tahun 2022

Setelah melalui proses itu dan terkumpul, baru bisa menjualnya. Untuk harga kolang kaling sendiri, dari tempat pengolahannya dia jual seharga Rp 10 ribu perkilogram.

“Di kita masih murah, yang penting ada lebihnya dari modal pembelian bahan bakunya. Kalau di pasar mungkin bisa sampai Rp 15 ribu perkilogram,” ungkap Kursin. [®]


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5481