KesehatanNasionalOlahragaPendidikan

RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Bahaya Merokok, Ajak Masyarakat Mulai Hidup Sehat

×

RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Bahaya Merokok, Ajak Masyarakat Mulai Hidup Sehat

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Manajemen RSUD Pandega Pangandaran terus mengingatkan masyarakat akan bahaya merokok bagi kesehatan.

Melalui materi edukasi kesehatan yang disebarluaskan kepada masyarakat, rumah sakit daerah tersebut mengajak warga untuk mulai meninggalkan kebiasaan merokok dan beralih ke pola hidup yang lebih sehat.

Baca Juga  Fasilitas Lain di RSUD Pandega Pangandaran, Ada Kantin dan ATM

Dalam materi edukasi tersebut, RSUD Pandega Pangandaran mengusung pesan sederhana namun kuat, yakni “Move On Kok dari Mantan, dari Rokok Juga Dong!”.

Pesan ini ditujukan untuk memotivasi masyarakat agar berani melepaskan ketergantungan terhadap rokok demi kesehatan diri dan keluarga.

Baca Juga  Pelajar Asal Garut Tenggelam di Pangandaran, Pencarian Kedua Masih Nihil

Manajemen RSUD Pandega Pangandaran menjelaskan bahwa keinginan merokok dapat dialihkan dengan berbagai aktivitas positif.

Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain memperbanyak minum air putih, mengonsumsi permen tanpa gula, berolahraga secara rutin, melakukan meditasi atau berbagi cerita dengan teman dekat, serta mencari dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Baca Juga  58 PTPS di Mangunjaya Dilantik, Siap Sukseskan Pilkada Pangandaran Tanpa Ekses

Menurut data kesehatan dunia, tidak ada tingkat paparan tembakau yang aman. Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, gangguan pernapasan kronis, hingga berbagai jenis kanker lainnya.

Asap rokok juga berbahaya bagi orang di sekitar perokok atau perokok pasif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa tembakau membunuh lebih dari tujuh juta orang setiap tahun di seluruh dunia, termasuk sekitar 1,6 juta orang yang meninggal akibat terpapar asap rokok orang lain.

WHO juga menyebutkan bahwa perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker paru-paru dibandingkan dengan non-perokok.

Baca Juga  Bukti Nyata Gerakan Bantuan Responsif Tim Caleg Gerindra Iwan Bule di Pangandaran

RSUD Pandega Pangandaran menegaskan bahwa berhenti merokok memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar.

Dalam hitungan jam hingga beberapa minggu setelah berhenti merokok, fungsi paru-paru dan sirkulasi darah mulai membaik. Risiko penyakit jantung dan stroke juga akan terus menurun seiring berjalannya waktu.

Baca Juga  Indeks Kepuasan Masyarakat RSUD Pandega Pangandaran Capai 83,05 

Melalui edukasi ini, RSUD Pandega Pangandaran berharap masyarakat semakin sadar bahwa berhenti merokok bukan hanya investasi bagi kesehatan pribadi, tapi juga bentuk perlindungan bagi keluarga dan lingkungan dari bahaya asap rokok. (®)