HukumNasionalNewsPolitik

Polemik di Pantai Madasari, Bupati Pangandaran Selidiki Dugaan SHM di Kawasan Sempadan Pantai

×

Polemik di Pantai Madasari, Bupati Pangandaran Selidiki Dugaan SHM di Kawasan Sempadan Pantai

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Polemik kemunculan papan bertuliskan Tanah Bersertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan pesisir Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (2/8/2026). Dalam peninjauan itu, Citra didampingi Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, Dandim 0625/Pangandaran, serta sejumlah warga setempat.

Di lokasi, rombongan mengecek papan yang menyatakan lahan tersebut telah bersertifikat hak milik sekaligus meninjau kawasan pesisir yang menjadi sorotan masyarakat.

Baca Juga  Pendidikan Karakter, Ribuan Anak TK, SD, SMP di Pangandaran Serentak Tanam Jagung

Melalui keterangan yang disampaikan di media sosial resminya, Bupati Citra menegaskan Pemkab Pangandaran akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menelusuri proses penerbitan sertifikat itu, termasuk memastikan dasar hukum yang digunakan.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memanggil Pemerintah Desa Masawah untuk mengumpulkan data dan informasi terkait status lahan yang menjadi polemik.

“Kami akan berkoordinasi dengan BPN untuk mengecek kapan sertifikat ini diterbitkan dan apa dasar hukumnya. Kawasan sempadan pantai pada prinsipnya merupakan ruang publik yang harus dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Baca Juga  Jelang Libur Lebaran, Pemkab Pangandaran Perketat Pengawasan Pantai, Targetkan Zero Insiden

Sementara itu, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.

Menurutnya, kepolisian akan mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Baca Juga  Pembongkaran Kios di PW Pananjung, Bupati Citra Targetkan Selesai Pertengahan Juni 2025

Sebelumnya, kemunculan papan bertuliskan Tanah Milik di kawasan pesisir Pantai Madasari memicu polemik di tengah masyarakat.

Lokasi yang selama ini dikenal sebagai tanah harim atau berada di kawasan sempadan pantai diduga telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM), sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas status lahannya.

Baca Juga  Bupati Pangandaran Siapkan Sumur Bor dan Distribusi Air Bersih, Lima Desa Mulai Terdampak Kekeringan

Keberadaan papan itu ramai diperbincangkan. Warga pun mempertanyakan status lahan yang selama ini menjadi akses publik menuju pantai sekaligus jalur aktivitas nelayan.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, pihak Kecamatan Cimerak sebelumnya sudah turun ke lokasi untuk menemui warga dan melakukan peninjauan lapangan.

Baca Juga  Catatan Bupati Pangandaran Selama Libur Lebaran 2026

Ketua Forum Masyarakat Peduli Madasari, Indra, mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pemerintah Kabupaten Pangandaran, dan Pemerintah Desa Masawah memberikan penjelasan secara terbuka terkait status kepemilikan lahan di kawasan sempadan pantai.

Menurut Indra, persoalan itu bukan hanya menyangkut satu bidang tanah, melainkan diduga melibatkan sejumlah bidang lahan di sepanjang pesisir Pantai Madasari yang selama ini dikenal masyarakat sebagai tanah harim. (®)


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5581