News

‎Petani Jagung di Sindangwangi Pangandaran Tersenyum Lebar

×

‎Petani Jagung di Sindangwangi Pangandaran Tersenyum Lebar

Sebarkan artikel ini

LENSAPANGANDARAN.COM – Para petani muda di Desa Sindangwangi , Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran akhirnya bernapas lega setelah lolos melewati berbagai macam tantangan dalam penanaman jagung.

‎Para petani karbitan yang tergabung di sebuah karang taruna bina remaja itu berhasil memanen sekitar 2 tons jagung berjenis Asia Gold di atas tanah milik warga seluas 500 bata.

‎Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang di gagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga  Dinkes Pangandaran Targetkan Satu Posyandu ILP per-Wilker Puskesmas 

‎Seorang petani muda Desa Sindangwangi, Purkon mengungkapkan bahwa penanaman jagung dimulai sejak 23 Oktober 2025 lalu. Selama proses penanaman, sejumlah kendala dihadapi, terutama serangan hama ulat grayak dan babi hutan.

‎”Kendalanya memang banyak, terutama hama ulat grayak. Padahal sudah dilakukan penyemprotan tapi masih sulit ditangani. Selain itu ada serangan babi hutan,” kata Purkon Sabtu, (14/2/2026).

‎Menurutnya, faktor cuaca juga menjadi tantangan terberat mengingat curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sebagian pohon jagung mengalami pembusukan.

‎”Kalau normal, dengan luas lahan satu hektare, hasil panen diperkirakan bisa mencapai 3 hingga 4 ton. Tapi dengan kondisi yang kita dihadapi saat ini, hasil panen diprediksi sekitar 2 ton lebih,” ungkapnya.

‎Ke depan, Purkon berharap adanya peningkatan pendampingan dan penyuluhan dari pihak terkait agar hasil panen berikutnya lebih optimal.

‎”Kami berharap ada penyuluhan yang lebih baik dari PPL maupun pendampingan lanjutan agar penanaman berikutnya bisa lebih maksimal,” kata Purkon.

‎Kapolsek Padaherang AKP Abdurrahman, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa panen ini merupakan lanjutan dari kuartal terakhir di tahun 2025.

Baca Juga  Uun TKI Tertahan di KBRI Malaysia, Ayah di Pangandaran Sedih

‎”Kegiatan sekarang adalah panen jagung kuartal terakhir di 2025. dan kuartal pertama di tahun 2026 ini kita sudah melakukan panen raya”, ujarnya.

‎Abdurahman menambahkan, setelah panen ini, para petani muda bersama pihak desa akan melanjutkan penanaman pertama di kuartal 2026. Penanaman ini menurutnya, akan di jadikan bahan evaluasi dan perbaikan untuk penanaman berikutnya.

‎”Harapannya ke depan lahan bisa ditambah agar target satu hektare bisa tercapai,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Desa Sindangwangi kursin menyampaikan apresiasi kepada para petani muda di wilayahnya. Ia mengakui hasil panen perdana ini belum begitu maksimal.

‎”Alhamdulillah sudah mulai panen walaupun kurang maksimal. Maklum ini baru pertama kali. Ini menjadi pembelajaran agar di tahun 2026 bisa lebih sukses,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan pihaknya akan berupaya mencari tambahan lahan guna memenuhi target satu hektare penanaman jagung di desa tersebut. (art).

 


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lenc9662/public_html/wp-includes/functions.php on line 5481