LENSAPANGANDARAN.COM – Dunia olahraga bela diri di Kabupaten Pangandaran mulai menunjukkan taringnya.
Sebuah event bertajuk Big Mike Fighting Series dipastikan bakal digelar pada 17–19 Juli 2026 mendatang dan disebut-sebut menjadi turnamen terbuka terbesar pertama di Pangandaran.
Ajang yang digagas sebagai wadah pencarian bakat muda itu mendapat perhatian luas dari kalangan olahraga tinju nasional.
Event ini dipimpin langsung oleh Maeckel Samuel sebagai Ketua Pelaksana, yang dikenal aktif mendorong kemajuan dunia olahraga di Pangandaran, khususnya cabang Boxing atau tinju.
Tak main-main, kegiatan tersebut dikabarkan telah mendapat persetujuan dari PERBATI maupun KOI (Komite Olimpiade Indonesia).
Diketahui, PERBATI atau Pengurus Besar Tinju Indonesia merupakan induk organisasi olahraga tinju amatir di Indonesia yang resmi berafiliasi dengan federasi tinju dunia, World Boxing.
Dukungan pun mengalir dari petinggi PERBATI. Mulai dari Waketum III PERBATI Jadi Rajagukguk, Sekjen PERBATI Hengki Silatang, hingga Ketua Umum PERBATI Ray Zulham.
Maeckel Samuel menegaskan bahwa lahirnya Big Mike Fighting Series bukan sekadar seremoni olahraga biasa.
“Lahirnya Big Mike Fighting Series pada tanggal 15 Maret 2026 di Pangandaran bukan sekedar sebuah seremonial, melainkan sebuah manifestasi dari visi besar kami untuk mengangkat marwah seni olahraga bela diri di daerah,” ujar Maeckel Samuel.
Menurutnya, Pangandaran memiliki banyak potensi atlet muda yang selama ini belum memiliki wadah kompetisi profesional dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa Pangandaran memiliki potensi sumber daya manusia yang luar biasa, namun masih memerlukan wadah kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan untuk bertumbuh,” katanya.
Big Mike Fighting Series sendiri hadir dengan sejumlah misi besar. Di antaranya memajukan ekosistem olahraga di Pangandaran melalui ajang bela diri profesional, menjadi inkubator lahirnya atlet-atlet berprestasi, hingga membangun disiplin dan karakter generasi muda lewat sportivitas di atas ring.
Tak hanya itu, Maeckel juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata komunitas pemuda Pangandaran dalam memperkenalkan olahraga tinju kepada masyarakat luas.
“Dalam hal ini kami selaku masyarakat Kabupaten Pangandaran yang tergabung dari berbagai sektor komunitas pemuda Pangandaran, akan memperkenalkan olahraga tinju kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran dengan kegiatan bertajuk Big Mike Fighting Series,” lanjutnya.
Meski begitu, pihak panitia mengakui kesuksesan event besar ini membutuhkan dukungan banyak pihak. Mulai dari pemerintah daerah hingga kalangan pengusaha diharapkan ikut ambil bagian sebagai sponsor demi kelancaran acara.
“Demi suksesnya acara Big Mike Fighting Series, tentunya kami sangat membutuhkan dukungan serta kerjasama dari berbagai pihak atau stakeholder, baik dari kalangan pengusaha maupun pemerintah sebagai sponsor dalam kegiatan ini,” ungkap Maeckel.
Jika berjalan sesuai rencana, Big Mike Fighting Series diprediksi bukan hanya menjadi ajang adu pukul di atas ring, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga bela diri di Pangandaran yang berpotensi melahirkan petinju-petinju masa depan dari daerah pesisir selatan Jawa Barat itu. (®)












